Herve Poncharal : Unified software melukai semua team MotoGP tetapi team factory lebih cepat recovery.. Dan itu membuat kami semakin sulit bersaing.. bag-3


Sobat gearbalap... jika sebelumnya Manajer Monster Yamaha Tech3 Herve Poncharal  menjelaskan bahwa saat ini pembalap muda berbakat enggan bergabung dengan team satellite dan alasan di baliknya..
Di bagian ke-3 ini Herve akan menjelaskan kenapa team satellite sulit bersaing dengan team factory.. Cekidot sob..

Mengapa Team satellite begitu susahpayah untuk masuk top 10? Perbedaan terbesar ada di sumberdaya yang mampu menyetting motor. Dengan elektronik yang belum sempurna kita harus fokus ke elektronik.. dan kita tidak memiliki orang dengan kemampuan seperti team factory.. itulah sebabnya motor team factory lebih kencang dari sebelumnya dan motor kita semakin kacau ungkap pol espargaro di jerez!
 
ketika team satellite hanya memiliki 1 orang ahli data per pembalap dan dalam beberapa kasus 1 orang tenaga ahli harus berbagi data untuk dua pembalap, sedangkan team factory memiliki dua insinyur per pembalap...! Terlebih dari sekian banyak tenaga ahli yang ada di paddock, ahli elektronik dengan level spesialis ada di team factory. Pembalap  team satellite mungkin hanya mempunyai satu orang ahli untuk membantu menganalisa data sekian giga byte di ahir pekan.. tetapi pembalap factory memiliki satu pasukan kecil untuk menganalisa data dan mencari solusi dari permasalahan yang ada...

Bagi Herve yang terpenting bukanlah perbedaan support ataupun peralatan yang ada.. tetapi di pembalap itu sendiri..
Seringkali kita terpaku ke hal2 teknis seperti suspensi baru, atau elektronik terbaru.. tetapi pada ahirnya yang membedakan adalah orang yang ada di atas motor.. Itulah sebabnya Ducati rela menghabiskan banyak uang untuk Jorge Lorenzo.. dan itulah sebabnya 4 atau lima rider teratas dibayar sesuai dengan apa yang mereka beri.. karena tanpa mereka mustahil untuk meraih kemenangan..!


Bos Tech3 tersebut punya keyakinan.. bahwa pembalap tetaplah yang terpenting melebihi apapun.. Dan sejak 2008 kesenjangan skill pembalap semakin lebar dari yang pernah kita lihat sebelumnya..
Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Dani Pedrossa, Casey Stoner dan Marc Marques adalh 5 pembalap yang masuk dalam Sembilan pembalap teratas dalam daftar pemenang kelas motogp.. dan termasuk dalam 11 pembalap yang memenangi grandprix di semua kelas.. meski Stoner telah pensiun. Dan kini Maverick vinales telah menunjukkan tanda2 bahwa ia akan masuk dalam 5 pembalap yang pantas untuk di kalahkan.
Bahkan jika semua orang mempunyai motor yang sama.. meraih podium dari mereka adalah sesuatu yang mustahil..! Di lain era Dani Pedrosa mungkin akan beberapa kali menjadi juara dunia.. dan Doviziozo, Iannono atau Cal Crutclow akan juara seri beberapa kali.

Bagaimana cara membuart Tech3 kompetitive lagi? Herve terlihat pesimis.. Sangat jelas bahwa pembalap adalah kunci utama.. Karena kita tidak bisa membuat mereka tertarik untuk bergabung.. masa depan tidak  terlihat cerah sekarang!
Apa yang harus dilakukan? Saya tidak tahu terang Herve..

Hmm.. rupanya unified software berdampak ke semua team di motogp, hanya saja team factory dapat cepat menemukan solusinya karena di dukung dengan sumber daya yang mumpuni.. Sedangkan team satellite sebaliknya sob..
Di lain sisi krisis pembalap berbakat adalah problem mendasar dari team2 satellite.. Kira2 bagaimana Bos Yamaha Tech3 menyikapinya dan apa solusi yang di tawarkan oleh nya..?

Makin seru.. & masih bersambung sob...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Herve Poncharal : Unified software melukai semua team MotoGP tetapi team factory lebih cepat recovery.. Dan itu membuat kami semakin sulit bersaing.. bag-3"

Post a Comment